Minggu, 14 November 2010

Hasil Akhir

Mataku nanar....
Air mata mngalir bagai zam-zam yg tak pnah kering.
Mnangis, mngadu.....ku ingin tapi tak mampu mlepaskn benang kusut ini.
Apa aq kliru mmbina anugerah cinta engkau ya Allah.....!
Jiwaku brontak stiap kali krinduan datang.......luka ni myayat dinding2 hati mnggoreskan jutaan luka yg bgitu perih....
..............

Hijrah...

Langit siang bgtu ceraaah...
awan awan bagai kapas dsisir angin lembut mlukiskan garis-garis tipis d atas kanvas biru.
Tak pnah kukatakan lg, apakah aq mncintainya. 
Bagaikan tanya bilakah matahari dtengah dinginny malam.
Pergi mninggalkan kenangan2 masa lalu, 
hijrah.
Yaa...Hijrah, 
sebuah perpindahan. 
Sbuah perubahan yg mesti terjadi.
Seperti fajar yg mmbelah malam dengan guratan tegas di ufuk timur.
Ada secercah cahaya ........dbalik kkecewaan.
Mncoba Mnggapai, mngukir lembaran baru.....

Hilang

Dikesendirianku..........!
Dkesepianku..........!
Hadir mngusik ktenangan hati,
Hadir dalam stiap angan dan mimpiku,
Manisnya mncintai.......!
Lembaran indah meninggalkan hati,
Cinta ini tlah rapuh, menyisakan puing-puing cinta
Mnyesakkan hati
mncoba Hapus bayangnya.............
Mengukir lembaran baru......hanya dirimu dihatiq.

Figura Persahabatan

........lihat aku sejenak.
Matamu mungkin kupahami dari wajahmu
Bagai angin.....trasa sejuuk dhati,
Tertawa,.....berbagi duka, mewarnai kehidupan.
Tanpa topeng kemunafikan kau rengkuh aku dalam pelukmu,
Tanpa segan kau hadir dalam stiap sepi,
kupunya tak hanya pangkuan landai tempat engkau merebahkan resah,
Kupunya tak hanya dada yg luka tempat kau mnyandarkan duka,
Wonder if u ever see me and i wonder if u know i'm there.
I will be there for u.....my friends

............pergi

Jika cinta dia, ku tak mngerti mngapa tak harus memiliki...
Sndiri ku coba hapus smua mmemori,ku buang entah kemana
Btapa bnyak kukorbankan perjuangan tuk mraih bahagia 
Mngkin saja rasa itu tlah pergi...skarang.

Ujian Hidup

Berdiri mmandang ombak, buihny mmbiaskan temaram bulan
Kakiku tegar menopang hati drundung cinta
Bersimpuh seorang diri di atas pasir, mmandang debur ombak yang tak henti
Sperti cobaan hidup, berdebur-debur menerpa diri, mnghempas dan mnggulung hidup akan tetapi siapakah diriku.

Apa.....? Mengapa.....?

Tak sampai sedetik benakku merangkai sjuta tanya tanpa jawaban.
Tidakah cukup catatan panjang indah perjalanan dulu???
Belumkah trkubur prasaan yang pernah mngisi hari-hari???
apakah malam mampu menelan krinduannya???
Akankah ombak yang mnghapuskan goresan-goresan d pantai kalah oleh dalamnya palung hati yang disayat cinta???
Apakah....???
Mengapa....???
Entahlah. (averois)

Ikhlas Hati

Hatiku mulai mengenali perjalanan hidupnya. Beginilah hidup. Sedemikian banyak manusia dengan kisahnya masing-masing. Mengapa aku seorang diri meminta lebih....seolah tak rela dengan sgala pemberian-Nya.

Getir

Getir.... 
Mngisi relung-relung hati, 
Keyakinanku goyah...
magmaku bgitu panaznya. 
Air brdeburan tanpa arah mnderai krapuhanku. 
Bibirku terkatup tak menentu. 
Hati ingin terbang mngikuti angin malam Mncari kesejukan, Keteduhan, 
mnyegarkan hati.

Bahagiamu BahagiaKu

Mentari brsinar cerah,
Mnyinari janur-janur kuning melengkung,
Untaian melati mnghiasinya,
Saat itulah trasa berat ujian,
Jiwaq trgoncang oleh runtuhny krajaan cinta,
Hatiq brgolak mnuai knyataan,
Ia tlah mnjadi milik yg lain,
kututup lembaran hidupq,
Ku tak mau mnghalangi kbahagianmu,
Kerelaan,ksabaran, karena-Nya, 
Cinta-Nya tentu lebih brharga.

Malaikat Cintaq "Midia Fatalayas"

Kau hadir saatku terluka
Ujian mnghimpit menyesakan hati,
SenyuMmu secerah cahaya,
Menggantikan gelapnya cahaya hati,
Tatapan matamu,
Bagai mentari pagi, terang n hangat memenuhi bumi, mmbuai mahluk yg mncarinya. 
Untaian-untaian kata kau lantunkan mnyemangatiq,
mengisi,mnhiasi relung hatiq yang sepi,

Perhatian, empati mnjadi pendengar yg baik,
Menjadi yg mampu menyimpan 'cerita'
Menjadi yg dapat dpercaya......
Aq bersyukur engkau disisiku, kerelaan, kesabaran....kau bisikan dalam hati,
Tersenyum sepenuh hati....merajut kbahagian bersamamu,
Malaikat cintaq.....

Merangkai Bahagia

Pergi meninggalkan kenanga-kenangan masa lalu,
Mentari siangpun memerah tatkala surut,
langit meredup merengkuh malam,
Uraian-uraian hidup tak jarang kuperdengarkan,
kebanyakan hilang begitu saja, 
yang lain terkadang membekas dihati.
Keluh kesah tanpa pemaksaan yg mnghantarkan hikmah sebagai pengalaman berharga pendewasaan hati.

Rinduuuuu....

Resah tanpa kabar.....!
Terhimpit rindu
Mnyayat mngetarkan relung hati
Gejolak ini bgitu mnggebu
Ku ingin segera mendengar lantunan suaramu...yang mnyejukan hati teriris rindu
Aq brharap agar waktu berhenti berputar....sebab akan mnambah panjangny harapan2 khadiranmu
Alangkah indahnya jika engkau slalu ada disisiku....
Believe me........i need u.

Ikhlas Cinta

Hasrat yg bgtu indah
Harapan....
Mnyentuh hati.....mmbuat jantung brhenti berdetak, tak kan pnah bz tuk dpahami, dmengerti.....
Smua penuh arti
Bibir tak lagi berucap, mata tak lagi melihat , hati yg brbicara tuk ungkapkan smua....ungkapan prasaaan yang tak perlu alasan.
Aq tak mngerti apresiasi kata tuk ungkapan rasa dihatiq trhadapmu
I wish that u could loving me.

i mizz u so...

Angan2 keindahan tak seindah knyataan
Rasa rindu bergemuruh sudah mnumpuk didada
Ingin ku teriak,ingin ku acuhkan tapi tak biza
Berat beban rindu yg kupikul, seolah ingin ku lepas sementara....
I mizz u so pujaaan hatiqu
...

Bersyukur

....waktu tak kan berputar ulang,
Lembaran kenangan tlah brlalu...
Merenung, 
Brsyukur tuk smua hal yg telah lalu
Pengalaman merupakan pendewasaan hati...melapangkan daDa mnhadapi ujian yg kuaSa.....!
Brsimpuh, tunduk dhadapan-Nya 
Bersyukur tuk anugerah hari ini....

Isi Hatiqu

Sejenak ku berpikir
Merenung......
Tak kuasa menanggung resah...
Memikul rindu memendam rasa,
cinta tak bz dcegah,
Walaupun jauh....
Prasaaan rindu bgitu mnggebu bergelayut dalam hati,
..........terhanyut alunan cinta,
Berbagi, Meraih mimpi,merajut lembaran indah mengukir harapan bersamamu....
cinta tak selalu memiliki tapi cinta adalah rasa memiliki.

Indah

Ketika ku berdamai dengan hati,
bibir bersemi tanpa kata yang menyakitkan hati,
Memandang seuntai senyum terpatri dwajahmu.....
Suci ibarat embun pagi,
Indahnya melebihi kata2 pujangga, laksana kumpulan jutaan rasa.

REalita

Kau mimpi2q
Kau cinta gilaq,
Kau pujaan hatiq,
Kau sgalanya bagiq........smua tlah trpatri suci dalam hatiq,
Tp Knangan brtabir putih suci itu tlah trnoda ..... 
Mataq trpejam tak kuasa,
Pikirq mlayang tanpa arah,
Dadaq brgolak mmanas,
Tak sampai sedetik benakq mrangkai sjuta tanya tanpa jawaban.
Lama........lamaq trdiam. 
Hati ini mulai trsadar dng sgala norma mronta keras. ssaat aq mnjadi gila.
Prtanyaan mnusuk mngusik pikirq mndera stiap malam trjawab sudah.
Kenangan yg trkubur biarlah trkelupas oleh waktu.
"..........andai saja cintamu seperti cintaq......." 
Inilah misteri hidup yg Allah ciptakan tukq, pmaknaan mnhantarkan hikmah pngalamn brharga.

.................

Senja makin petang.... 
Mataku trpejam tak kuasa, 
Pikirku melayang tanpa arah, Hening mnggumpal......
pelan, mentari merah tenggelam dperaduannya, Kkosongan....
khampaan mulai mnghampiri. 
Tiada habisny mnyita stiap ksempatan........

Miss u

berpasrah pada Sang Pencipta Cinta,
Dia-lah yg mampu membolak-balikan hati.
menanam cinta, menyemai sayang, memelihara rindu.

Tuhan, aku hambamu lemah dalam masalah ini ...
Engkaulah yg kuasa, yg mmbina hati, mengobati rindu,

Hatiku brgolak menuai kenyataan,
jiwaku berontak stiap kali kerinduan datang....
ampuni hamba yg keliru mngekspresikan Cinta,
hati ini ingin mengungkapkan........

.......I MISS U

Surat Cinta Sang Kekasih

Kekasihku……..!!!!
Malam kulalui dengan penuh siksaan, kelopak mata sulit terpejam,
Jasadku terbaring di atas kasur, gelisah tak menentu bak burung yang disembelih,
Hatiku tak kuasa menahan rasa pedih,
Malamku tersa panjang seolah sinar pagi tidak akan muncul lagi.

Acap kali kubalikan tubuh ini di atas ranjang bertabur duri,
Mataku selalu terjaga malam itu,
Sekelilingku gelap gulita,
Tetapi secercah cahaya cintamu yang indah seakan masih tersisa, duhai kekasihku….!!!

Engkau adalah tempat curahan hati,
Kau adalah idola tertinggi yang membuat jiwaku merangkak menggapaimu,
Ketika pandanganku tertuju padamu,
Aku lupa semua yang ada,
Jika engkau menyambut cinta ini…..????!!!!

Kekasihku….!!!
Kehidupanku ini tidak pernah tenang,
Benakku selalu terbang tinggi, mengingat pertemuan manis kita
Dan bisikan-bisikan cinta kita,
Aku tidak menjalani hidup ini kecuali penuh Fatamorgana
Dan pikiranku selalu terbayang dirimu.

Aku berharap agar matahari tidak lagi terbit di dunia ini,
Sebab akan menambah panjangnya kesedihanku.

Benar Tuhan tidak pernah menzalimi,
Musim semi bergulir secara alami,
Kuncup bunga-bunga yang mekar,
Hatii tempat bersemayamnya CINTA,
Tetapi semua itu tidak mau tersenyum karena melihat orang tersiksa,
Tersiksa karena dilanda duka, dan duka itu ada karena CINTA.

Sebelum hatiku merasakan getaran cinta, sebelum dadaku penu dengan angan-angan itu,
Aku menyendiri mencari ketenangan menghindari kesedihan,
Tetapi setelah aku mengenal dan mendengar bisikan cintamu,
Dadaku penuh dengan teka-teki cintamu yang bergolak mengepulkan harapan indah,
Tiba-tiba ku merasakan energy tersembunyi yang keluar melalui keringatku,
Aku merasakan pedihnya kesendirian,
Berdesis,
Berderai air mata merasakan kesedihan.

Setelah matahari terbit menyeruak datangnya siang,
Aku berdoa kepada ALLAH untuk mengembalikanmu kepangkuanku,
Aku mengulang-ulang doa itu,
Ketika matahari terbenam dan ketika bulan itu muncul menyinari kegelapan malam,
Aku menunggumu dengan perasaan harap dan cemas,
Ku berharap kau kembali menghibur kesedihanku.

Kembalilah padaku wahai kekasihku,
Sebelum bunga-bunga musim semi itu layu diterpa musim gugur dan terbawa arus sungai.

Setiap tetes darahku memanggilmu,
Kembalilah pada pangkuanku,
Dekaplah aku dengan kedua tanganmu
Dan akan kusembunyikan wajahku dipelukan hangatmu nan lembut,
Semua itu hanya harapan semu.

Setelah perpisahan itu aku selalu mendambakan kehangatan sebab ketika berpiasah denganmu,
Seolah meninggalkan sebagian hati agar dapat memetik rona dunia yang palsu,
Yang membuat orang-orang tamak terhadapnya diam terpaku.

Kekasihku……!!!!
Bayangmu selalu hadir di depan mataku, setiap kali aku memandangnya,
Perasaan dalam jiwaku bergolak dan tertumpah hanya untukmu,
dan kembali jiwaku ingin hadir di pelukanmu.
Alangkah sepinya dunia tanpa cintamu,
Sebab waktu terasa lama,

Bukankah Cinta adalah lambaian para malaikat untuk semua,
penghuni langit…??!!
Bukankah mata bersinar dengan cerahnya sinar matahari,
Bukankah bulan itu bersinar juga kana cahaya cinta.

Dengan cinta dan ibadah, jiwa ini sujud dihadapan Tuhan yang patut disembah
Dengan cinta dan ibadah,
Jiwa ini memohon kepada-Nya, dan ruh-ruh akan saling menyapa,
Dengan keduanya ….diam seribu bahasa itu lebih baik daripada harus mengucapkan kata-kata.

Sebenarnya aku ingin menumpahkan semua isi hati,
Seandainya hatiku tidak roboh di bawah beratnya himpitan kesedihan hati ini,
Tetapi apa menghalangimu untuk menumpahkan isi hati
setelah dapat melipat semua lembaran masa lalu
dan yang telah melupakan semua janji kita berdua.

Secepat inikah lentera penerang ruhani yang terang itu padam,
Meninggalkan hati ini gelap gulita……!!!!!?//

Kehidupan ini terasa lebih pendek dari usia bunga mawar yang mekar,
Aku bahagia tetapi kesedihanku melebihi kerasnya kehidupan ini,
Tersenyumlah karena sinar senyummu itu menyibakan gelapnya kesedihan hati,
Aku bahagia karena hiburanku tatkala berada dalam kesepian,
Aku mendambakan bias melihatmu hidup bahagia mengarungi kehidupan ini.
Bahagiamu adalah bahagiaku.



katakan tidak bila kau cinta

Fajar Tuk Sahabatku

Menatap waktu yang terus bergulir…
Aku disini terdiam memandangmu
Memahami sedih dihatimu,
sesak dada terasa
Luka telah meyayat hatimu
Menanggung lara tiada pelipur
kehampaan
Seolah cahaya tenggelam dalam gelapnya malam
Senja akan berlalu Sahabat….
Tak kan pernah lelah hati ini Disampingmu,….
kembali mewarnai hidupmu
Menjadi cahaya disaat bintang tak hadir
Bersama melewati badai
Cahaya akan mengisi kekosongan gelapnya beban hati
Fajar akan datang untukmu

Terpasung Kenangan

seperti siang dan malam,
pertemuan dan perpisahan,
adalah pasangan dalam kehidupan.
hati ini bungkam dalam pahitnya kenangan
lengang dalam kehidupan,
menyendiri dalam bisu,
bungkam dalam setiap catatanku
serpihan mimpi sebagai kenangan
ku ingin luput dalam ingatan

Ujian ...

Kumpulan bunga dtaman hati,
Menanti embun setiap pagi,
Setiap tetes,
Tetes kesetiaan......mengalunkan doa,
tuk Merajut kjujuran. 
Akankah kau uji kkasihku.




 "Slalu trsenyum tuk mu midi".

Mengukir Pelangi


apa yang berasal dari hati, slalu menyentuh hati....


Keping hati yg tlah rapuh...
berselimutkan air mata, 
Cukup......!!!
lembaran baru,
Secercah harapan, 
segenggam mimpi . . .
Kutitipkan spenuh hati,
Tuk mngukir pelangi dhatimu kekasih hatiku.


mencapai kharmonian.

Jumat, 12 November 2010

Cerita Hati

Hasrat yang begitu indah,
Harapan…………….???!!!!
Menyentuh hatimu membuat jantung 
berhenti berdetak,menyesakkan dada sekaligus 
membuatnya begitu ringan,
Tak akan penah bisa tuk dipahami semua penuh arti,
Bibir tak lagi berucap hanya terkatup tak menentu,
Mata tak lagi melihat, hati yang bicara tuk ungkapkan semua…….
Ungkapkan perasaan yang tak perlu alasan
Aku tak mengerti apresiasi kata tuk ungkapkan rasa dihatiku
Kupunya hanya pangkuan landai tempat kau merebahkan resah,
Kupunya hanya dada yang luka tempat engkau menyandarkan duka…
Perhatian,Empati, 
Menjadi pendengar yang baik,
Menjadi yang mampu menyimpan “CERITA”
Menjadi yang dapat dipercaya,
Tertawa
……Berbagi duka,
Mewarnai kehidupan….


Tersenyum sepenuh hati untukmu…….(…..)

Tembang Cinta

Pandangan sepasang mata awal cinta,
senyumanmu menghangatkan jiwa,
titik titik episentrum bergema menyesakan dada,
asmara mengharu biru menghantarkan akar-akar kerinduan,

tapi hatiku terasa hampa......!!!!
pikiran dan perasaanku hanyut dalam aroma memikat hati,
terhempas alunan ombak rindu...
begitu dahsyat meracuni pikiranku
dapatkah ku berdamai dengan kenyataan........

sonata ini begitu indah mengalun merdu,
membawa kesejukan dihati
mengalirkan kehangatan bagi jiwa yang merindu,
ku mencoba meraih mimpi
menggantungkan harapan
..........tak kan pnah berhenti berharap
tuk melabuhkan hati ini padamu.

Kamis, 11 November 2010

Sepenggal Catatan Hati

Sejenak memejamkan Mata
Angan-angan menerpa bersama dinginnya malam
menumbuhkan cerita dalam hati
Begitu indah terasa
tuk memberikan hayalan dalam kenyataan,
walau hanya bayang semu
ingin kulukis senyummu di embun pagi
Kan ku simpan bayangmu dalam bingkai hatiku
memendam rasa
Hanya untukmu
kkasih hati ku


midia fatalayas sutarman

Patah Hati

Cermin hatiku pecah brserakan,
mnyayat dinding2 hati menggoreskan jutaan luka yg bgtu perih,
bagai pisau belati mbelah sparuh jantungku.
jiwa ini goncang oleh runtuhny kerajaan cinta.
Ksabaraaan hati ini smakin goyaaah ....
Keikhlasan ini smakin pudar.
Tuhan jangan biarkan hati ini sesat dalam kesedihan.
Kekecewaan,
rasa cinta,
rasa sayaaang....
smua ktentuan-Nya,
adalah hak-Nya tuk menetapkan ssuatu atas diri qt,
maka itu yg trbaik Tuk qt.
Segala yg mnyesakan hati adalah cobaaan dan ujian bagi yg mnenghamba.
Waktu akan terus mlangkah....



ade aku sedih

Terasa Semakin Sunyi

malam ini untuk ksekian kali aku kehilangan kata,
ketika sayup sampai terdengar bumiku brnyanyi,
menyanyikan lagu bahagia, tapi aku tetap sperti yg dulu...
terdampar dalam ksunyian.

Kheningan menguasai,
mengasingkan pikiran,
membebaskanku dari smua topeng khidupan,
memahami rahasia hati.

Scercah cahaya pelita penerang jiwa tlah kmbali pergi,
kembali mninggalkan hati yg trluka,
menyisakan khampaan,
Lelah