Senin, 13 Desember 2010

Larangan Membuat Tato, Mencukur Alis, Merenggangkan Gigi


Yang dimaksud membuat tato adalah menusuk-nusukkan jarum atau sebangsanya di punggung telapak tangan, lengan atau bibir atau tempat-tempat lainnya pada tubuh wanita yang tidak mengeluarkan darah, kemudian memberikan celak atau kapur pada bekas tusukan tersebut sehingga kulitnya berubah menjadi warna hijau. Wanita yang menjadi tukang membuat tato itu disebut sebagai Wasyimah, sedangkan wanita yang dibuatkan tato disebut Mausyumah, dan yang meminta dibuatkan tato disebut Mustausyimah. (Syarhu Shahihi Muslim, Nawawi IV/836)

Yang dimaksud dengan perenggangan gigi di sini adalah merenggangkan atau menggeser gigi taring dan empat gigi seri. (Gaharibu Al-Hadits, Khutabi 1/598). Hal ini sering dilakukan oleh wanita-wanita yang sudah tua dengan tujuan agar terlihat lebih muda. Sebenarnya kerenggangan antara gigi seri ini terjadi pada anak-anak kecil. Setiap kali bertambah usia seorang wanita khawatir sehingga dia merapikan giginya dengan alat perapi gigi supaya terlihat lembut dan baik serta tampak lebih muda. (Syarhu Shahihi Muslim, Nawawi IV/837)

Ketiga hal tersebut di atas merupakan perbuatan yang dilarang agama, dan pelakunya dilaknat, karena hal itu termasuk perbuatan merubah apa yang telah diciptakan Alloh Subhanahu wa Ta’ala.

Dari Abdullah bin Umar RadhiyAllohu Anhu, yang artinya: “Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa sallam melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan wanita yang minta disambungkan rambutnya, wanita yang mentato (kulitnya) dan wanita yang meminta dibuatkan tato”. (Muttafaqun ‘alaih).

Sedangkan dari Abdullah bin Mas’ud RadhiyAllohu ‘anhu, dia berkata :”Alloh Subhanahu wa Ta’ala melaknat wanita yang mencukur alisnya dan wanita yang minta dicukurkan alisnya, wanita yang minta direnggangkan giginya untuk mempercantik diri, yang mereka semua merubah ciptaan Alloh”.

Abdullah bin Mas’ud menyebarkan hal itu sehingga terdengar oleh wanita dari Bani Asad bernama Ummu Ya’qub. Setelah membaca Al-Qur’an, dia mendatangi Abdullah bin Mas’ud dan berkata: “Aku mendengar engkau melaknat wanita yang menyambung rambut dan wanita yang meminta disambungkan rambutnya, wanita yang mencukur alisnya dan wanita yang meminta direnggangkan giginya yang semuanya itu merubah ciptaan Alloh Subhanahu wa Ta’ala?” Abdullah bin Mas’ud menjawab: “Bagaimana aku tidak melaknat orang-orang yang dilaknat oleh Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa sallam dan semuanya itu telah diterangkan di dalam Al-Qur’an”. Wanita itu berkata: “Aku telah membaca semua isi Al-Qur’an tetapi tidak mendapatkannya”. Lalu Abdullah bin Mas’ud berkata. “Kalau engkau membacanya, pasti engkau akan mendapatkannya. Alloh Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya: “Apa yang diperintahkan Rasul kepada kalian maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagi kalian maka tinggalkanlah”. Wanita itupun berkata: “Sesungguhnya aku melihat hal itu pada istrimu sekarang ini”. Abdullah bin Mas’ud pun bertutur: “Temui dan lihatlah dia”. Selanjutnya Abdullah bin Mas’ud menceritakannya. “Maka wanita itu pun menemui istri Abdullah bin Mas’ud tetapi dia tidak mendapatkan sesuatu apapun. Kemudian dia pergi menemui Abdullah dan berkata: “Aku tidak melihat sesuatu”. Maka Abdullah pun berkata: “Seandainya ada sesuatu padanya niscaya kami tidak akan menggaulinya”. (Muttafaqun alaihi)

Dan dari Abu Jahifah RadhiyAllohu ‘anhu, dia berkata, yang artinya: “Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa sallam melarang uang hasil penjualan darah dan penjualan anjing serta upah pelacuran. Dan beliau juga melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan wanita yang meminta disambungkan rambutnya, orang yang memakan riba dan orang yang menjadi mitranya serta orang yang menggambar”. (HR: Bukhari).

Imam Nawawi Rahimahulloh berkata: “Menurut hadits tersebut semuanya itu merupakan perbuatan haram, karena hal itu jelas merubah ciptaan Alloh Subhanahu wa Ta’ala, selain juga sebagai kebohongan sekaligus sebagai tipu daya”.

Mengenai hal ini penulis katakan, adanya laknat bagi pelakunya menunjukkan bahwa perbuatan itu merupakan dosa besar. Oleh karena itu, hal itu telah dikategorikan oleh Al-Hafidzh Al-Zahabi termasuk dalam enam puluh dosa besar.

Banyak wanita yang meminta nikah dengan melakukan hal itu terhadap dirinya sendiri, sehingga mereka mengira terlihat lebih muda atau cantik. Yang lebih aneh lagi, beberapa dari para ibu melakukan hal tersebut terhadap puteri-puteri mereka yang masih kecil. Dalam hal itu sang ibu yang berdosa sedangkan sang anak tidak berdosa.

Salah seorang di antara mereka ada yang menanyakan mengenai wanita yang tumbuh jenggot atau kumis karena banyaknya hormon laki-laki pada diri mereka, lalu apakah mereka boleh mencukurnya?

Mengenai pertanyaan seperti itu dijawab boleh, karena Alloh Subhanahu wa Ta’ala tidak membebani seseorang diluar kemampuannya, melainkan sesuai dengan kemampuannya. Selain itu, Rasululloh ShallAllohu ‘alaihi wa sallam telah melarang wanita bertasyabuh (menyerupai) dengan laki-laki, sedangkan membiarkan jenggot dan kumis tumbuh panjang merupakan tindakan menyerupai laki-laki. Tasyabuh seperti itu tidak dapat dihilangkan melainkan dengan mencukur jenggot dan kumis tersebut.

Imam Nawawi Rahimahulloh (Syarhu Shahihi Muslim IV/837): “Tindakan seperti itu jelas haram kecuali apabila pada diri seorang wanita tumbuh jenggot atau kumis, maka dia tidak dilarang untuk mencukurnya, bahkan hal itu dianjurkan bagi kita”.

Selanjutnya dia mengatakan :”Larangan itu hanya diperuntukkan pada rambut-rambut yang tumbuh di beberapa bagian wajah”.

Oleh karena itu, pencukuran jenggot dan kumis bagi seorang wanita bukan merupakan tindakan merubah ciptaan Alloh Subhanahu wa Ta’ala, karena dasar penciptaan wanita adalah tanpa jenggot maupun kumis. Bahkan sebagian ulama mengharamkan laki-laki memotong jenggotnya karena hal itu termasuk tasyabbuh dengan wanita, dan itu jelas-jelas dilarang.

Demikian halnya perbaikan gigi karena untuk berobat atau untuk menghilangkan aib dan semisalnya merupakan suatu tindakan yang tidak dilarang. Imam Nawawi mengatakan: “Dalam hadits di atas terdapat isyarat yang menunjukkan bahwa yang dilarang (haram) adalah orang yang meminta direnggangkan giginya dengan tujuan untuk mempercantik diri. Sedangkan apabila bertujuan untuk memperbaiki atau menghilangkan aib pada susunan gigi maka hal itu tidak dilarang”. (Syahru Shahihi Muslim IV/837)

(Sumber Rujukan: 30 Larangan Bagi Wanita)

Ujian dan Cobaan



1. Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah 'Azza wajalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR. Tirmidzi)

2. Tiada seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, kecuali Allah mencatat baginya kebaikan dan menghapus darinya dosa. (HR. Bukhari)

3. Sa'ad bin Abi Waqqash berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah Saw, "Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?" Nabi Saw menjawab, "Para nabi kemudian yang meniru (menyerupai) mereka dan yang meniru (menyerupai) mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamnya tipis (lemah) dia diuji sesuai dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Bukhari)

4. Barangsiapa dikehendaki Allah kebaikan baginya maka dia diuji (dicoba dengan suatu musibah). (HR. Bukhari)

5. Seorang hamba memiliki suatu derajat di surga. Ketika dia tidak dapat mencapainya dengan amal-amal kebaikannya maka Allah menguji dan mencobanya agar dia mencapai derajat itu. (HR. Ath-Thabrani)

6. Apabila Allah menyenangi hamba maka dia diuji agar Allah mendengar permohonannya (kerendahan dirinya). (HR. Al-Baihaqi)

7. Apabila Aku menguji hambaKu dengan membutakan kedua matanya dan dia bersabar maka Aku ganti kedua matanya dengan surga. (HR. Ahmad)

8. Tiada seorang mukmin ditimpa rasa sakit, kelelahan (kepayahan), diserang penyakit atau kesedihan (kesusahan) sampai pun duri yang menusuk (tubuhnya) kecuali dengan itu Allah menghapus dosa-dosanya. (HR. Bukhari)

9. Seorang mukmin meskipun dia masuk ke dalam lobang biawak, Allah akan menentukan baginya orang yang mengganggunya. (HR. Al Bazzaar)

10. Tidak semestinya seorang muslim menghina dirinya. Para sahabat bertanya, "Bagaimana menghina dirinya itu, ya Rasulullah?" Nabi Saw menjawab, "Melibatkan diri dalam ujian dan cobaan yang dia tak tahan menderitanya." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

11. Bukanlah dari (golongan) kami orang yang menampar-nampar pipinya dan merobek-robek bajunya apalagi berdoa dengan doa-doa jahiliyah. (HR. Bukhari)

Penjelasan:
Dilakukan pada saat kematian anggota keluarga pada jaman jahiliyah.

12. Allah menguji hambaNya dengan menimpakan musibah sebagaimana seorang menguji kemurnian emas dengan api (pembakaran). Ada yang ke luar emas murni. Itulah yang dilindungi Allah dari keragu-raguan. Ada juga yang kurang dari itu (mutunya) dan itulah yang selalu ragu. Ada yang ke luar seperti emas hitam dan itu yang memang ditimpa fitnah (musibah). (HR. Ath-Thabrani)

13. Salah seorang dari mereka lebih senang mengalami ujian dan cobaan daripada seorang dari kamu (senang) menerima pemberian. (HR. Abu Ya'la)

14. Sesungguhnya Allah Azza Wajalla menguji hambanya dalam rezeki yang diberikan Allah kepadanya. Kalau dia ridho dengan bagian yang diterimanya maka Allah akan memberkahinya dan meluaskan pemberianNya. Kalau dia tidak ridho dengan pemberianNya maka Allah tidak akan memberinya berkah. (HR. Ahmad)

17. Barangsiapa ditimpa musibah dalam hartanya atau pada dirinya lalu dirahasiakannya dan tidak dikeluhkannya kepada siapapun maka menjadi hak atas Allah untuk mengampuninya. (HR. Ath-Thabrani)

15. Bencana yang paling payah ialah bila kamu membutuhkan apa yang ada di tangan orang lain dan kamu ditolak (pemberiannya). (HR. Ad-Dailami)

16. Barangsiapa diuji lalu bersabar, diberi lalu bersyukur, dizalimi lalu memaafkan dan menzalimi lalu beristighfar maka bagi mereka keselamatan dan mereka tergolong orang-orang yang memperoleh hidayah. (HR. Al-Baihaqi)
Sumber: 1100 Hadits Terpilih (Sinar Ajaran Muhammad) - Dr. Muhammad Faiz Almath - Gema Insani Press

Kumpulan Hadist Pernikahan

  1. Anjuran-anjuran Rasulullah untuk Menikah : Rasulullah SAW bersabda: “Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !”(HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.).
  2. Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah (HR. Tirmidzi).
  3. Dari Aisyah, “Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu¡¨ (HR. Hakim dan Abu Dawud).
  4. Sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah, sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya.” (HR. Baihaqi).
  5. Dari Amr Ibnu As, Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihat.(HR. Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai).
  6. Dunia ini dijadikan Allah penuh perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan hidup adalah istri yang sholihah” (HR. Muslim)
  7. “Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah   : a. Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. b. Budak yang menebus dirinya dari tuannya. c. Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim)
  8. “Wahai generasi muda ! Bila diantaramu sudah mampu menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud).
  9. Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak (HR. Abu Dawud).
  10. Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain (HR. Abdurrazak dan Baihaqi).
  11. Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan) (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah).
  12. Rasulullah SAW. bersabda : “Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah” (HR. Bukhari).
  13. Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang (HR. Abu Ya¡¦la dan Thabrani).
  14. Dari Anas, Rasulullah SAW. pernah bersabda : Barang siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih lagi suci, maka kawinkanlah dengan perempuan terhormat. (HR. Ibnu Majah,dhaif).
  15. Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka (Al Hadits).
  16. “Sungguh kepala salah seorang diantara kamu ditusuk dengan jarum dari besi lebih baik, daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya” (HR. Thabrani dan Baihaqi)
  17. Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya” (HR. Abu Sa’id)
  18. Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. Ibnu Ady dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)
  19. Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu : berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah” (HR. Tirmidzi)
  20.  Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang telah mampu untuk kawin, maka hendaklah dia menikah. Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya” (HR. Bukhori-Muslim)
  21. Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat, sebab syaithan menemaninya. Janganlah salah seorang di antara kita berkhalwat, kecuali wanita itu disertai mahramnya” (HR. Imam Bukhari dan Iman Muslim dari Abdullah Ibnu Abbas ra).
  22.  Jika datang (melamar) kepadamu orang yang engkau senangi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia (dengan putrimu). Jika kamu tidak menerima (lamaran)-nya niscaya terjadi malapetaka di bumi dan kerusakan yang luas” (H.R. At-Turmidzi)
  23. Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak” (HR. Abu Dawud)
  24. Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain” (HR. Abdurrazak dan Baihaqi)
  25. Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya, Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan itu padanya” (HR. Thabrani)
  26. Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama” (HR. Ibnu Majah)
  27. Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah bersabda : Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama” (HR. Muslim dan Tirmidzi)

Minggu, 14 November 2010

Hasil Akhir

Mataku nanar....
Air mata mngalir bagai zam-zam yg tak pnah kering.
Mnangis, mngadu.....ku ingin tapi tak mampu mlepaskn benang kusut ini.
Apa aq kliru mmbina anugerah cinta engkau ya Allah.....!
Jiwaku brontak stiap kali krinduan datang.......luka ni myayat dinding2 hati mnggoreskan jutaan luka yg bgitu perih....
..............

Hijrah...

Langit siang bgtu ceraaah...
awan awan bagai kapas dsisir angin lembut mlukiskan garis-garis tipis d atas kanvas biru.
Tak pnah kukatakan lg, apakah aq mncintainya. 
Bagaikan tanya bilakah matahari dtengah dinginny malam.
Pergi mninggalkan kenangan2 masa lalu, 
hijrah.
Yaa...Hijrah, 
sebuah perpindahan. 
Sbuah perubahan yg mesti terjadi.
Seperti fajar yg mmbelah malam dengan guratan tegas di ufuk timur.
Ada secercah cahaya ........dbalik kkecewaan.
Mncoba Mnggapai, mngukir lembaran baru.....

Hilang

Dikesendirianku..........!
Dkesepianku..........!
Hadir mngusik ktenangan hati,
Hadir dalam stiap angan dan mimpiku,
Manisnya mncintai.......!
Lembaran indah meninggalkan hati,
Cinta ini tlah rapuh, menyisakan puing-puing cinta
Mnyesakkan hati
mncoba Hapus bayangnya.............
Mengukir lembaran baru......hanya dirimu dihatiq.

Figura Persahabatan

........lihat aku sejenak.
Matamu mungkin kupahami dari wajahmu
Bagai angin.....trasa sejuuk dhati,
Tertawa,.....berbagi duka, mewarnai kehidupan.
Tanpa topeng kemunafikan kau rengkuh aku dalam pelukmu,
Tanpa segan kau hadir dalam stiap sepi,
kupunya tak hanya pangkuan landai tempat engkau merebahkan resah,
Kupunya tak hanya dada yg luka tempat kau mnyandarkan duka,
Wonder if u ever see me and i wonder if u know i'm there.
I will be there for u.....my friends

............pergi

Jika cinta dia, ku tak mngerti mngapa tak harus memiliki...
Sndiri ku coba hapus smua mmemori,ku buang entah kemana
Btapa bnyak kukorbankan perjuangan tuk mraih bahagia 
Mngkin saja rasa itu tlah pergi...skarang.

Ujian Hidup

Berdiri mmandang ombak, buihny mmbiaskan temaram bulan
Kakiku tegar menopang hati drundung cinta
Bersimpuh seorang diri di atas pasir, mmandang debur ombak yang tak henti
Sperti cobaan hidup, berdebur-debur menerpa diri, mnghempas dan mnggulung hidup akan tetapi siapakah diriku.

Apa.....? Mengapa.....?

Tak sampai sedetik benakku merangkai sjuta tanya tanpa jawaban.
Tidakah cukup catatan panjang indah perjalanan dulu???
Belumkah trkubur prasaan yang pernah mngisi hari-hari???
apakah malam mampu menelan krinduannya???
Akankah ombak yang mnghapuskan goresan-goresan d pantai kalah oleh dalamnya palung hati yang disayat cinta???
Apakah....???
Mengapa....???
Entahlah. (averois)

Ikhlas Hati

Hatiku mulai mengenali perjalanan hidupnya. Beginilah hidup. Sedemikian banyak manusia dengan kisahnya masing-masing. Mengapa aku seorang diri meminta lebih....seolah tak rela dengan sgala pemberian-Nya.

Getir

Getir.... 
Mngisi relung-relung hati, 
Keyakinanku goyah...
magmaku bgitu panaznya. 
Air brdeburan tanpa arah mnderai krapuhanku. 
Bibirku terkatup tak menentu. 
Hati ingin terbang mngikuti angin malam Mncari kesejukan, Keteduhan, 
mnyegarkan hati.

Bahagiamu BahagiaKu

Mentari brsinar cerah,
Mnyinari janur-janur kuning melengkung,
Untaian melati mnghiasinya,
Saat itulah trasa berat ujian,
Jiwaq trgoncang oleh runtuhny krajaan cinta,
Hatiq brgolak mnuai knyataan,
Ia tlah mnjadi milik yg lain,
kututup lembaran hidupq,
Ku tak mau mnghalangi kbahagianmu,
Kerelaan,ksabaran, karena-Nya, 
Cinta-Nya tentu lebih brharga.

Malaikat Cintaq "Midia Fatalayas"

Kau hadir saatku terluka
Ujian mnghimpit menyesakan hati,
SenyuMmu secerah cahaya,
Menggantikan gelapnya cahaya hati,
Tatapan matamu,
Bagai mentari pagi, terang n hangat memenuhi bumi, mmbuai mahluk yg mncarinya. 
Untaian-untaian kata kau lantunkan mnyemangatiq,
mengisi,mnhiasi relung hatiq yang sepi,

Perhatian, empati mnjadi pendengar yg baik,
Menjadi yg mampu menyimpan 'cerita'
Menjadi yg dapat dpercaya......
Aq bersyukur engkau disisiku, kerelaan, kesabaran....kau bisikan dalam hati,
Tersenyum sepenuh hati....merajut kbahagian bersamamu,
Malaikat cintaq.....

Merangkai Bahagia

Pergi meninggalkan kenanga-kenangan masa lalu,
Mentari siangpun memerah tatkala surut,
langit meredup merengkuh malam,
Uraian-uraian hidup tak jarang kuperdengarkan,
kebanyakan hilang begitu saja, 
yang lain terkadang membekas dihati.
Keluh kesah tanpa pemaksaan yg mnghantarkan hikmah sebagai pengalaman berharga pendewasaan hati.

Rinduuuuu....

Resah tanpa kabar.....!
Terhimpit rindu
Mnyayat mngetarkan relung hati
Gejolak ini bgitu mnggebu
Ku ingin segera mendengar lantunan suaramu...yang mnyejukan hati teriris rindu
Aq brharap agar waktu berhenti berputar....sebab akan mnambah panjangny harapan2 khadiranmu
Alangkah indahnya jika engkau slalu ada disisiku....
Believe me........i need u.

Ikhlas Cinta

Hasrat yg bgtu indah
Harapan....
Mnyentuh hati.....mmbuat jantung brhenti berdetak, tak kan pnah bz tuk dpahami, dmengerti.....
Smua penuh arti
Bibir tak lagi berucap, mata tak lagi melihat , hati yg brbicara tuk ungkapkan smua....ungkapan prasaaan yang tak perlu alasan.
Aq tak mngerti apresiasi kata tuk ungkapan rasa dihatiq trhadapmu
I wish that u could loving me.

i mizz u so...

Angan2 keindahan tak seindah knyataan
Rasa rindu bergemuruh sudah mnumpuk didada
Ingin ku teriak,ingin ku acuhkan tapi tak biza
Berat beban rindu yg kupikul, seolah ingin ku lepas sementara....
I mizz u so pujaaan hatiqu
...

Bersyukur

....waktu tak kan berputar ulang,
Lembaran kenangan tlah brlalu...
Merenung, 
Brsyukur tuk smua hal yg telah lalu
Pengalaman merupakan pendewasaan hati...melapangkan daDa mnhadapi ujian yg kuaSa.....!
Brsimpuh, tunduk dhadapan-Nya 
Bersyukur tuk anugerah hari ini....

Isi Hatiqu

Sejenak ku berpikir
Merenung......
Tak kuasa menanggung resah...
Memikul rindu memendam rasa,
cinta tak bz dcegah,
Walaupun jauh....
Prasaaan rindu bgitu mnggebu bergelayut dalam hati,
..........terhanyut alunan cinta,
Berbagi, Meraih mimpi,merajut lembaran indah mengukir harapan bersamamu....
cinta tak selalu memiliki tapi cinta adalah rasa memiliki.

Indah

Ketika ku berdamai dengan hati,
bibir bersemi tanpa kata yang menyakitkan hati,
Memandang seuntai senyum terpatri dwajahmu.....
Suci ibarat embun pagi,
Indahnya melebihi kata2 pujangga, laksana kumpulan jutaan rasa.

REalita

Kau mimpi2q
Kau cinta gilaq,
Kau pujaan hatiq,
Kau sgalanya bagiq........smua tlah trpatri suci dalam hatiq,
Tp Knangan brtabir putih suci itu tlah trnoda ..... 
Mataq trpejam tak kuasa,
Pikirq mlayang tanpa arah,
Dadaq brgolak mmanas,
Tak sampai sedetik benakq mrangkai sjuta tanya tanpa jawaban.
Lama........lamaq trdiam. 
Hati ini mulai trsadar dng sgala norma mronta keras. ssaat aq mnjadi gila.
Prtanyaan mnusuk mngusik pikirq mndera stiap malam trjawab sudah.
Kenangan yg trkubur biarlah trkelupas oleh waktu.
"..........andai saja cintamu seperti cintaq......." 
Inilah misteri hidup yg Allah ciptakan tukq, pmaknaan mnhantarkan hikmah pngalamn brharga.

.................

Senja makin petang.... 
Mataku trpejam tak kuasa, 
Pikirku melayang tanpa arah, Hening mnggumpal......
pelan, mentari merah tenggelam dperaduannya, Kkosongan....
khampaan mulai mnghampiri. 
Tiada habisny mnyita stiap ksempatan........

Miss u

berpasrah pada Sang Pencipta Cinta,
Dia-lah yg mampu membolak-balikan hati.
menanam cinta, menyemai sayang, memelihara rindu.

Tuhan, aku hambamu lemah dalam masalah ini ...
Engkaulah yg kuasa, yg mmbina hati, mengobati rindu,

Hatiku brgolak menuai kenyataan,
jiwaku berontak stiap kali kerinduan datang....
ampuni hamba yg keliru mngekspresikan Cinta,
hati ini ingin mengungkapkan........

.......I MISS U

Surat Cinta Sang Kekasih

Kekasihku……..!!!!
Malam kulalui dengan penuh siksaan, kelopak mata sulit terpejam,
Jasadku terbaring di atas kasur, gelisah tak menentu bak burung yang disembelih,
Hatiku tak kuasa menahan rasa pedih,
Malamku tersa panjang seolah sinar pagi tidak akan muncul lagi.

Acap kali kubalikan tubuh ini di atas ranjang bertabur duri,
Mataku selalu terjaga malam itu,
Sekelilingku gelap gulita,
Tetapi secercah cahaya cintamu yang indah seakan masih tersisa, duhai kekasihku….!!!

Engkau adalah tempat curahan hati,
Kau adalah idola tertinggi yang membuat jiwaku merangkak menggapaimu,
Ketika pandanganku tertuju padamu,
Aku lupa semua yang ada,
Jika engkau menyambut cinta ini…..????!!!!

Kekasihku….!!!
Kehidupanku ini tidak pernah tenang,
Benakku selalu terbang tinggi, mengingat pertemuan manis kita
Dan bisikan-bisikan cinta kita,
Aku tidak menjalani hidup ini kecuali penuh Fatamorgana
Dan pikiranku selalu terbayang dirimu.

Aku berharap agar matahari tidak lagi terbit di dunia ini,
Sebab akan menambah panjangnya kesedihanku.

Benar Tuhan tidak pernah menzalimi,
Musim semi bergulir secara alami,
Kuncup bunga-bunga yang mekar,
Hatii tempat bersemayamnya CINTA,
Tetapi semua itu tidak mau tersenyum karena melihat orang tersiksa,
Tersiksa karena dilanda duka, dan duka itu ada karena CINTA.

Sebelum hatiku merasakan getaran cinta, sebelum dadaku penu dengan angan-angan itu,
Aku menyendiri mencari ketenangan menghindari kesedihan,
Tetapi setelah aku mengenal dan mendengar bisikan cintamu,
Dadaku penuh dengan teka-teki cintamu yang bergolak mengepulkan harapan indah,
Tiba-tiba ku merasakan energy tersembunyi yang keluar melalui keringatku,
Aku merasakan pedihnya kesendirian,
Berdesis,
Berderai air mata merasakan kesedihan.

Setelah matahari terbit menyeruak datangnya siang,
Aku berdoa kepada ALLAH untuk mengembalikanmu kepangkuanku,
Aku mengulang-ulang doa itu,
Ketika matahari terbenam dan ketika bulan itu muncul menyinari kegelapan malam,
Aku menunggumu dengan perasaan harap dan cemas,
Ku berharap kau kembali menghibur kesedihanku.

Kembalilah padaku wahai kekasihku,
Sebelum bunga-bunga musim semi itu layu diterpa musim gugur dan terbawa arus sungai.

Setiap tetes darahku memanggilmu,
Kembalilah pada pangkuanku,
Dekaplah aku dengan kedua tanganmu
Dan akan kusembunyikan wajahku dipelukan hangatmu nan lembut,
Semua itu hanya harapan semu.

Setelah perpisahan itu aku selalu mendambakan kehangatan sebab ketika berpiasah denganmu,
Seolah meninggalkan sebagian hati agar dapat memetik rona dunia yang palsu,
Yang membuat orang-orang tamak terhadapnya diam terpaku.

Kekasihku……!!!!
Bayangmu selalu hadir di depan mataku, setiap kali aku memandangnya,
Perasaan dalam jiwaku bergolak dan tertumpah hanya untukmu,
dan kembali jiwaku ingin hadir di pelukanmu.
Alangkah sepinya dunia tanpa cintamu,
Sebab waktu terasa lama,

Bukankah Cinta adalah lambaian para malaikat untuk semua,
penghuni langit…??!!
Bukankah mata bersinar dengan cerahnya sinar matahari,
Bukankah bulan itu bersinar juga kana cahaya cinta.

Dengan cinta dan ibadah, jiwa ini sujud dihadapan Tuhan yang patut disembah
Dengan cinta dan ibadah,
Jiwa ini memohon kepada-Nya, dan ruh-ruh akan saling menyapa,
Dengan keduanya ….diam seribu bahasa itu lebih baik daripada harus mengucapkan kata-kata.

Sebenarnya aku ingin menumpahkan semua isi hati,
Seandainya hatiku tidak roboh di bawah beratnya himpitan kesedihan hati ini,
Tetapi apa menghalangimu untuk menumpahkan isi hati
setelah dapat melipat semua lembaran masa lalu
dan yang telah melupakan semua janji kita berdua.

Secepat inikah lentera penerang ruhani yang terang itu padam,
Meninggalkan hati ini gelap gulita……!!!!!?//

Kehidupan ini terasa lebih pendek dari usia bunga mawar yang mekar,
Aku bahagia tetapi kesedihanku melebihi kerasnya kehidupan ini,
Tersenyumlah karena sinar senyummu itu menyibakan gelapnya kesedihan hati,
Aku bahagia karena hiburanku tatkala berada dalam kesepian,
Aku mendambakan bias melihatmu hidup bahagia mengarungi kehidupan ini.
Bahagiamu adalah bahagiaku.



katakan tidak bila kau cinta

Fajar Tuk Sahabatku

Menatap waktu yang terus bergulir…
Aku disini terdiam memandangmu
Memahami sedih dihatimu,
sesak dada terasa
Luka telah meyayat hatimu
Menanggung lara tiada pelipur
kehampaan
Seolah cahaya tenggelam dalam gelapnya malam
Senja akan berlalu Sahabat….
Tak kan pernah lelah hati ini Disampingmu,….
kembali mewarnai hidupmu
Menjadi cahaya disaat bintang tak hadir
Bersama melewati badai
Cahaya akan mengisi kekosongan gelapnya beban hati
Fajar akan datang untukmu

Terpasung Kenangan

seperti siang dan malam,
pertemuan dan perpisahan,
adalah pasangan dalam kehidupan.
hati ini bungkam dalam pahitnya kenangan
lengang dalam kehidupan,
menyendiri dalam bisu,
bungkam dalam setiap catatanku
serpihan mimpi sebagai kenangan
ku ingin luput dalam ingatan

Ujian ...

Kumpulan bunga dtaman hati,
Menanti embun setiap pagi,
Setiap tetes,
Tetes kesetiaan......mengalunkan doa,
tuk Merajut kjujuran. 
Akankah kau uji kkasihku.




 "Slalu trsenyum tuk mu midi".

Mengukir Pelangi


apa yang berasal dari hati, slalu menyentuh hati....


Keping hati yg tlah rapuh...
berselimutkan air mata, 
Cukup......!!!
lembaran baru,
Secercah harapan, 
segenggam mimpi . . .
Kutitipkan spenuh hati,
Tuk mngukir pelangi dhatimu kekasih hatiku.


mencapai kharmonian.

Jumat, 12 November 2010

Cerita Hati

Hasrat yang begitu indah,
Harapan…………….???!!!!
Menyentuh hatimu membuat jantung 
berhenti berdetak,menyesakkan dada sekaligus 
membuatnya begitu ringan,
Tak akan penah bisa tuk dipahami semua penuh arti,
Bibir tak lagi berucap hanya terkatup tak menentu,
Mata tak lagi melihat, hati yang bicara tuk ungkapkan semua…….
Ungkapkan perasaan yang tak perlu alasan
Aku tak mengerti apresiasi kata tuk ungkapkan rasa dihatiku
Kupunya hanya pangkuan landai tempat kau merebahkan resah,
Kupunya hanya dada yang luka tempat engkau menyandarkan duka…
Perhatian,Empati, 
Menjadi pendengar yang baik,
Menjadi yang mampu menyimpan “CERITA”
Menjadi yang dapat dipercaya,
Tertawa
……Berbagi duka,
Mewarnai kehidupan….


Tersenyum sepenuh hati untukmu…….(…..)